Tuesday, January 15, 2013

Topeng.

Bestfriend saya pernah cakap pada saya,

"I wonder how you can bare with these such tormenting,heart smashing situation.And you can even smile!!!"

Saya manusia keras hati.
Hati batu.
Of hardships that I went through my life.
Dan saya telah membuat 'topeng-topeng' sebagai persediaan menghadapi pelbagai kemungkinan.

Topeng-topeng ini berfungsi menyembunyikan perasaan saya yang sebenar ketika menghadapi satu-satu situasi yang meggoyah jiwa.Biasanya saya akan pakai topeng ini bila berhadapan dengan saudara-mara,ibu yang sedang kesedihan,adik yang mengadu masalah,abang yang meminta pendapat,sahabat yang menangis kesedihan dan banyak lagi situasi-situasi yang memerukan saya untuk bertopeng.

Dan Alhamdulillah.
Allah mengizinkan hanya beberapa hati sahaja yang mampu membaca perasaan saya yang sedang bertopeng itu.

Topeng itu hanya saya tanggalkan bila saya sujud,mengadu susah dan airmata saya kepada Tuhan.Allah maha mengetahui.Sehebat mana saya bina topeng itu,saya tetap di bawah taklukNya.Dia sedia mengelap airmata saya,memujuk saya yang sedang berdukacita,dan memeluk saya dengan rahmat dan kasih sayangNya.

Pesan saya,
Jangan bertopeng jika tak kuat jiwa.Jangan bertopeng untuk menipu manusia.Bertopenglah untuk menjaga hati manusia yang berperasaan di sekeliling anda.Bertopenglah dengan penuh hikmah.Bertopeng bukan bermaksud hipokrit dan bermuka-muka,tapi untuk melindungi retak seribu dijiwa,memberi kekuatan pada yang melihat,dan mencermin akhlak yang mulia.


Dan hingga sekarang,saya masih bertopeng.
Topeng yang hanya diperbuat dari kulit saya.





No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...