Friday, May 8, 2015

Treasure every moment left.

"Thats the thing about pain,it demands to be felt"-Augustus Waters

Salamun 'ala man ittaba' alhuda.

I always scroll down the channels and tv programme lists and record them since I am busy and I paid to astro where they gave me free pvr and I think should use  service and not wasting it.hehehehe.I always record new movies on list even I'm not sure what the movie is about.So yesterday,I scroll down my recorded movie list,and I found a movie.
The fault in our stars.

I am a fan of romantic kind-of movie.But not a movie that have sadness from the very first scene to the very end of the story.This is soooo romantic-melancholic movie.But actually ended up watching this movie.From the start to the end.And I found it full of lessons for us,who always been ungrateful to what we have.

The story plot was played by characters named Hazel Grace Lancester,a 17 years old girl who is a thyroid cancer patient,and Augustus Waters,a 18 years old boy who suffer of osteosarcoma,that made him an amputee.They both struggled for their life,for they both suffer of killing illness.They both fell in love when at first,Grace's parents asked her to join a support group,The Heart of Jesus,where the group was made to give moral support tocancer patients.Augustus attend the group with his friend,Isaac who lost his remaining eye to cancer.They both support each other even they know they are dying,they built the bond in short time,by sharing both experience on facing cancer and interests

I don't have any intention to write the synopsis here and I'm pretty sure that you can google up to find the movie.Its the content that I want to highlight here.

They face hardship,eversince they open their eyes to see the world.Hazel went through numbers of surgeries,so did Gus (Augustus).Gus have fear of being forgotten,being dust in the air after he die.But Grace have the understanding that either like it or not,we must face the reality;that one day we will be forgotten,not even realised by anyone that we ever existed.Its not how many people that remember you,ONE IS ENOUGH,because he or she value you,loves you more than peoples that will remember you,that is priceless.

When Grace was admitted to ICU,and Gus condition is getting worse.He still,carve smile on her face,ad they're not sick,and they have years to explore togather.The most stirring part was at the end of the story when Gus finally confess to Grace that his condition was never get better.He then went to series of chemotherapy that made him moving on a wheelchair.As he knew he is dying,he asked Isaac and Grace to write for him eulogy.Eulogy is like written or spoken praise normally being done in funeral.

Gus made a sudden pre-funeral because he said that he want to ne at his funeral,listening to what Grace and Isaac will say.And this is what Grace said;

"There are an infinite set of numbers between 0 and 1.There's 0.1 and 0.12 and 0.112 and an infinite collection of others.Of course there is a bigger infinite numbers between 0 and 2,or between zero and a million.Some infinities are bigger than other infinities.A writer we used to like taught us that.There are days,many of them,when I resent the size of by unbounded set...But Gus,my love,I cannot tell you how thankful I am for our little infinity.I wouldn't trade it for the world.You gave me forever within numbered days,and I am grateful."

These word was actually the highlight of the story,that can tell you everything.How sincere the words that came from her mouth,that she was very grateful,for short period of time she had the chance to love him,its not the number of the days they spent,but how grateful she is for having 'forever' within short time.

She knews that they will never meet again,far apart forever,but she was grateful.To love and being loved by one person that equal the people that will remember her.Its okay to be forgotten because she already have everything that only given by one person.Augustus Waters.She values the love of Augustus,even they're not meant to be togather for long time.

Forgive me for bad writing,grammar and story telling.I'm no good at storytelling.But believe me,watch this movie,than you can understand what I tried to deliver from above.

The thing that I love the most about this movie is the realistic attitude of Grace.She knew that she will face death,and counting days towards it.She just don't grieve for things happened,but live her life to the fullest with Gus.She was prepared to face the death of either her or Gus,and vice versa.Prepared the eulogies,and never stop supporting and loving each other,like they will have years to come.There is no such thing that 'I love you to the moon and back',its just,' I love you for who you are,even you are dying'.

Actually,I'm running out of ideas and words since I'm bad in delivering story in English.Trust me,watch the movie.And you will find out why,I have such eagerness to tell about this movie.Its good to know,we will be forgotten,but ONE PERSON IS ENOUGH to make the short life great.

Thank you,for the forever you gave to me within numbered days.I am grateful.

Thursday, April 16, 2015

Hati seorang ibu

Pengalaman tiga hari yang penuh nikmat.Memberi saya peluang menjadi seorang ibu,sesuatu yang sangat saya nantikan.Hati seorang ibu,sentiasa mengenang anak dalam ingatan.Adakah kita sedar perkara itu?Jawapannya ada dalam diri kita semua.


Saalamun 'ala man ittaba' al-huda.

Ibu saya kurang sihat minggu ini dan tak larat menjaga anak abang saya yang masih bayi,berusia hampir 6 bulan,Murni namanya.Bondanya pulang ke kampus,dan ayahnya pula menghadiri kursus.Saya pun mengambil alih tugas menjaga Murni.Saya pernah menjaga Murni dulu,tapi tak lebih sehari dan pada masa itu Murni masih terlalu kecil,dalam lingkungan 3 bulan.Murni memang anak yang ringkas dan mudah.Ibu saya sendiri senang menjaganya sebab Murni tak banyak ragam,dan mudah mesra dengan orang baru.

Jadi saya ambil Murni dari rumah ibu saya,pada waktu itu,sudah pukul 10 malam.Oleh kerana ibu saya tak larat,Murni belum menyusu dan tak sempat dimandikan.Sampai sahaja dirumah,saya terus bersihkan Murni,beri susu dan tidurkan dia.Malam yang agak mudah.Esoknya Murni bangun,mnum susu tukar lampin dan tidur semula.Penat juga rasa sebab saya tak ada pengalaman berterusan menjaga anak kecil.Dan saya berdoa agar Allah mudahkan semuanya dan Murni sihat.

Tuhan nak bagi saya rasa nikmat menjadi ibu,dengan mentakdirkan Murni demam pada malam kedua.Petang lepas zohor Murni dah mula meragam,tidur sekejap,dan tak bermaya.Malam yang sama saya ada mengajar kelas tiusyen sekolah rendah,dan dah terlalu lewat untuk maklumkan bahawa saya tak dapat hadir.Suami saya pesan mesti pergi,itu amanah orang.Dan suami cakap jangan risau,dia akan jaga Murni selama dua jam saya pergi mengajar.Sebelum pergi mengajar,saya siapkan keperluan Murni,susukan dia,dan tidurkan Murni dengan harapan dia akan bangun selepas saya pulang.

Saya pergi mengajar dengan hati yang gundah.Saya tawakkal,moga Allah rahmati Murni dan suami saya dirumah,moga semuanya okay.Tapi sebelum itu sempat juga saya berpesan kepada ibu saya supaya menjenguk Murni jika larat kerana saya ada kelas.Dua jam berlalu begitu lambat sekali saya rasa.Seolah olah saya ingin habiskan awal kelas malam itu.Tapi ini amanah,saya harus jujur.Usai mengajar,saya terus laju menekan pedal minyak supaya saya sampai segera.Hanya satu benda dalam kepala saya,Murni.

Sesampainya dirumah,saya nampak kereta ibu saya.Ibu datang menjenguk Murni dengan adik bongsu saya.Suami,ibu dan adik semua diruang tamu cuba melayan Murni yang meragam.Subhanallah,the moment I step my feet into the house,Murni smiled to me and raising her hands,asking me to lift her up.I seriously feel like a mother,because the moment I lift her up,she stop crying.And smiling happily to me.Ibu saya tak sangka Murni will act that way.Only Allah knows what I feel.

Kami pergi makan kemudiannya,dan Murni tetap mahu didukung saya,dipangku saya dan disusukan oleh saya.Murni memang anak yang baik.Malam itu juga badan Murni panas,buang air besar kerap.Malam tu juga Murni meragam tak nak baring.And again,bila tido berbantal lengan saya,segera Murni lelap.Walaupun saya menghadapi malam yang panjang kerana Murni rasa tidak selesa,tapi itulah nikmat menjadi ibu,menjadi insan yang sentiasa dicari dan dinanti.

Esoknya,pagi saya dimulakan dengan senyum Murni yang berpanjangan.Murni senyum,bermain-main,bercakap-cakap dengan saya seolahnya saya memahami bahasanya.Murni baring sebelah saya,makan dilangku saya,tidur nak didodoi saya.Another splendid day with Murni.Ibu saya ada menjengah sekali dua,namun tetap Murni mahukan saya dan menolak opahnya.Murni.Murni.

Dua perkara yang sangat membahagiakan saya dalam menghadapi tiga hari yang panjang ini; senyuman Murni,dan rengekan Murni.Dan petang tadi saya telah menghantar semula Murni tinggal bersama opahnya kerana saya ada komitmen yang perlu saya laksanakan dan Murni tak boleh dibawa sekali.

There are a few things that I learnt here;

1.Your mother never forgets you.

Bonda Murni mesej saya dan menyatakan kerinduannya pada nak kecilnya.Dan kala ini,saya merasai kerinduan itu.Rindu untuk memeluknya,rindu untuk bermain dengan dia,rindu segalanya tentang dia.Dan bau anak itu sendiri masih kuat melekat dalam minda saya.Ibu tak akan pernah melupakan anak yang dilahirkan dan yang dikandungkan.Never.

2.Being a mother is a bless.

Menjadi ibu,adalah suatu perkara yang sangat mulia.Redha Tuhan terletak pada redha sang ibu.Walaupun anak itu setelah besarnya selalu melupakan ibunya,tapi ibu tak pernah lupa mendoakan anamnya yang berpuluh tahun dahulu dikandung dengan penuh rasa cinta dan syukur.

3.Are we a good child?

Menjaga Murni membuatkan saya teringatkan ibu saya.Regardless of everything happened,she is and will forever be my mother,who always wish and prayed for every good things for me.She fed me,she raised me, with all her heart,her strength and her prayers brings me who I am now.Saya sayang ibu.And I know,my love towards her can never be the same as her love towards me.

Sabda Nabi,
"Ibu,ibu,ibu dan yang ketiga,ayah".
Love to all mothers.



Makngah rindu Murni.

Wednesday, April 8, 2015

Another wedding photoshoot.


Welcome to the big family Kak Wati.

SOLEMNISATION & RECEPTION
HASRON & WATI
27&28 MAC 2015














Wednesday, March 25, 2015

The reception

Wedding is the ultimate start of a couple's life.
A life that requires them to give everrything in full;the commitment,the effort,the patience,the focus and the most important above all,LOVE.

Salamun 'ala man ittaba' al-huda.


The Reception
of 
Dr Ayu Liyana & Dr Mohamed Iqbal


























 


Wednesday, February 11, 2015

Takdir penentu~

Hari ini menulis dengan dendangan lagu Takdir Penentu yang didendang oleh Mirwana.
Lagu ini sangat nostalgik pada saya.Menyimpan banyak memori zaman muda saya.*macam tua sangat dah*


Salamun 'ala man ittaba' alhuda.


In our life,people come and go.Kita akan tinggalkan sekolah rendah dan masuk ke sekolah menengah.Kita akan masuk universiti dan tinggalkan zaman sekolah.Kita akan tinggalkan mak ayah dan berkahwin,menyertai keluarga baru.Kita akan sentiasa mengalami perkara baru,mengenali orang baru dalam hidup kita.Bukan berapa ramai yang kita kenal itu menjadi ukuran,tapi berapa ramai yang kekal dalam ingatan itu lebih utama.

Semua orang ada kawan,dan memori yang dilalui bersama mereka,Memori yang dilalui menjadikan perhubungan lebih baik dan akrab,membina hubungan yang kekal hingga ke akhir hayat.Mengenali yang baru tak semestinya kita harus lupakan yang lama,tetapi memberi ruang untuk yang baru hadir dan sentiasa mengingati yang lama.Making friends are very exciting,and they are very unique in their very own way.

For those who had been living away from family since secondary school, they really value their friends.Saya adalah golongan itu.Bukan bermaksud dah lupakan kelurga,tidak,tetapi kerana masa yang dihabiskan bersama kawan adalah lebih banyak berbanding dengan kawan,jadi kami rapat seperti keluarga.Keluarga adalah keluarga,dan kawan juga adalah keluarga. =)

Takdir telah menentukan yang kita akan berjumpa dan berpisah dengan kawan dan kenalan yang telah kita bina persahabatan dengannya.We might never find another person that have same values,but the new one that we meet will just fill up our life with their own personal way.


I'm not a good friend actually.I deserted myself from any social medias that eventually keep me away from my friends.And my status as a married woman,it makes a little harder for me to have commitment in cheerishing the relationships especially with my male friends.To all my friends,I'm sorry,I'm no good in being a friends.But don't be worried,I will never forget you.=)

Monday, February 9, 2015

Menjadi manusia.

Manusia itu sifatnya waras,bertolak ansur,berkasih sayang dan bersatu.Manusia yang dicipta Tuhan sebagai makhluk yang paling sempurna,untuk memakmurkan bumi Allah ini.Mari renung diri kita,

CUKUP MANUSIAKAH KITA?

Salamun 'ala man ittaba' alhuda.



'Kehaiwanan' kita. 
Banyak sebenarnya nilai-nilai dalam diri kita ini terlalu kebinatangan.Maaf kerana kasar bahasa saya.Tetapi itu adalah perkataan yang paling tepat untuk saya,dan kita semua.Hakikatnya sifat tamak,sombong,ganas,perengus,pemarah dan banyak lagi sifat-sifat kebinatangan itu seolah sebati dan menjadi sebahagian diri kita.Oleh kerana terlalu banyak kebinatangannya,manusianya kita itu telah tertutup,terlindung,overshadowed by the animality of us.Perkara ini telah menyebabkan kita hilang kewarasan,hilang sabar,hilang akal seolahnya.Kehaiwanan kita telah banyak menyakitkan banyak pihak,menyusahkan ramai orang.

Kita banyak menyimpan marah.Marah dan api dalam diri kita seolahnya terlalu banyak,terlalu mudah untuk di 'trigger'.Sangat mudah.Pandu kereta,kereta depan lambat,kita terus marah,membunyikan hon dan terus menjerit marah.Bila hilang waras,terus memaki.Padahal pemandu kereta depan itu sedang menunggu orang tua melintas.Kita marah.Dan adakalanya marah itu kita panjang-panjangkan dengan kawan-kawan,dari pagi sampai ke malam sedangkan situasi itu hanyalah situasi yang sangat kecil.Mana pergi sifat manusia yang memaafkan?Binatang sifatnya tamak dan kedekut,tak suka berkongsi,apa juga yang menjadi miliknya takkan dikongsi dengan yang lain.Tapi kita,yang mengaku manusia,sebenarnya dah memiliki sifat-sifat haiwan itu.Bukan sekadar tamak malahan kedekut.Saya tak merujuk ketamakan dari sudut material sahaja,tetapi dari semua sisi hidup.Kita tamak menjadi popular,tamak menjadi perhatian ramai.Kita kedekut untuk berkongsi sedikit pengalaman dan pengetahuan.Kita kedekut untuk berkongsi nasihat.Kita mengambil sikap tidak peduli.


Above all,the animality that we possess is being arrogant.SOMBONG.
Kita sangat sombong.Sombong untuk mengakui kesilapan diri kita.Kita terlalu sombong untuk menerima tunjuk ajar dan bantuan.Kita terlalu sombong untuk meminta maaf atas kesalahan yang telah kita lakukan,malah kita menuding jari kearah orang lain dek kerana kesombongan tak bertepi kita.Sombong tak menampakkan kita seorang yang baik dan bijak,tetapi menunjukkan warna sebenar dan kebodohan yang ada dalam diri kita.Kita terlalu sombong hingga memuji-muji diri sendiri,kitalah yang paling baik,kita yang patut dicontohi,memuji-muji diri sendiri.Kita yang sombong ini,dah menjadi haiwan.Malah meletakkan diri kita sama taraf dengan haiwan.Umpama merak yang megah akan bulunya yang cantik dihadapan haiwan-haiwan lain,tetapi tidak mahu mengakui bahawa dirinya tak mampu terbang.Adakah kita bersifat sedemikian?


Manusia itu....

Rasul diutus Tuhan sebagai simbolik dan penanda aras apa yang perlu seseorang itu capai untuk menjadi manusia terbaik.Memang benar Rasul itu maksum,tak bermakna mereka tidak melakukan kesilapan.Teladani hidup mereka.Sunnah mereka bukan hanya diikuti dalam cara berpakaian dan beribadat,namun juga akhlak yang mulia.Akhlak yang mulia adalah sifat manusia.Rasulullah adalah contoh terbaik dalam menjadi manusia.Baginda penyabar,rendah diri,pemurah,penyayang,waras dalam menilai,dan banyak lagi sifat baginda SAW yang boleh kita contohi.

Rasulullah sering dicaci dan dihina oleh orang yahudi,yang kaum musyrikin yang menentang dakwahnya.Baginda tidak pernah sekali-kali membalas dendam,malahan mendoakan agar suatu hari nanti mereka peroleh hidayah.Adakala bila Baginda sendiri yang membuat kesilapan,baginda dengan rendah hati mengakui kesalahan diri dan tidak pernah sekali-kali sombong akan kedudukannya disisi Tuhan.Ini lah sifat manusia.Manusia yang memiliki sifat yang sempurna,lembut dan beradab,bukan seperti binatang yang hanya terus menerkam jika tidak berpuas hati.


Mari menjadi MANUSIA.

Saya sendiri masih banyak kebinatangan dan kehaiwanan dalam diri saya.Saya nak mengajak semua dari kita,untuk kita sama-sama muhasabah akan sifat kita yang terlalu kurang manusianya.Menjadikan kita sangat lemah dan tidak lagi dihormati.jadilah kita manusia,yang menjadi hamba yang taat,yang menabur kasih dan sayang sesama kita,mengakui kelemahan dan kesilapan yang telah kita lakukan.Tiada ruginya kita menjadi manusia.



Maafkan kehaiwanan saya yang pernah menyakiti dan membuat anda tersinggung.Saya ingin menjadi manusia,dan saya ingin kita semua menjadi manusia bukan sekadar disisi makhluk,tetapi disisi Tuhan yang Maha penyayang.

Thursday, January 29, 2015

Syazwani & Syafiq

We might had been togather for only few years,but you remain in my heart.

Salamun 'ala man ittaba' alhuda.


Siti Syazwani bt Nordin.
Saya pernah menjadi sangat rapat dengan beliau.And she's always a mother to me.I mean the way she cares,the way she treat me,has a resemblance of mother.She's a very kind hearted,generous,pandai memasak;*mihun sup wani sedap oiiii*,bijak,and most of all,manis dan cantik orangnya.

Wani was my classmate in DQ.She's one of the brightest in the class.Muqarar tak pernah ada masalah,steady je exam four flat.Baik lah sangat-sangat Wani ni.Roomate beliau Syariza,sempoi sebab kitorang suka lepak bilik dia.Kami macam geng bas sekolah la cuma tak ada bas sekolah.Ada saya,Zaimah,Syazwani,Syariza,Syarina,ada jugak Jalilah.Banyak sangat ni kalau nak mention nama semua orang.

Masa kat DQ dulu everyone like 'Wani kawen dulu ni,pandai masak,banin mesti suka' , 'Wani ang jangan senyum sangat,cair ustaz tengok,hehehe,' and other dialogue teasing her that among us,she's gonna get married first.Tapi I married first.*hehehehe* and actually wani dah bertunang dengan Syafiq months earlier before i got marries.MONTHS okay.Senyap-senyap je tak nak bagitau.

I was so shocked bila Wani cakap tetiba nak kahwin oh please come to KEDAH 3WEEKS from now.WHAT?Wani...ang memang nak kena.So,sebab bagitau lambat,saya tak dapat menghadirkan diri ke Kedah nun jauh disana.But here are some photo of them.Enjoy (^___^) 


SYAZWANI & SYAFIQ
170115

 Malu-malu lagi~


 Peace saya dah jadi bini orang~

 Amende lah gossip gewl tu

 Suwitnyeww~

 Da prektis sejak kat DQ ke ap?




Gossip gewllll~




 Terima kasih Syazwani.sebab menjadi sahabat,kakak,adik,mak dan semuanya pada aku masa kita sama-sama di DQ.Terima kasih sebab sudi temankan aku tido,tolong tapaukan makanan,tolong papah pergi toilet,tolong pujuk bila menangis,tolong belanja bila aku pokai,tolong teman gi jalan-jalan kat KL,teman cari modal tasmik,terima kasih yang tak terhingga buat hang....


Maafkan aku sebab tak dapat hadir dihari bahagia hang.Maafkan aku sebab tak dapat jadi kawan yang baik buat hang.Tak ada apa yang mampu aku bagi selain doa buat hang suami isteri,semoga sentiasa dalam rahmat Tuhan.Semoga dikurniakan anak yang soleh dan solehah.Moga menjadi isteri yang menjadi penyejuk mata,penenang jiwa,pembakar semangat meraih redha Ilahi.(^___^)



*padahal taip sambil nanges-nanges*

Of pregnancy and child.

Semua yang dah mendirikan rumahtangga,tak ada yang tak menginginkan kehadiran cahaya mata dalam perkahwinan mereka.Anak adalah menifestasi kasih sayang dan cinta antara suami dan isteri.Wanita mana yang tak mahu bergelar ibu,lelaki mana tak mahu dipanggil ayah.Namun,bukan semua orang mempunyai jalan takdir yang sama.


Salamun 'ala man ittaba' al-huda.



I am now 1 year plus married to my husband.Alhamdulillah,we had good times togather,we faced hard times,thick and thin togather.I am almost finish with my study,and I currently had a temporary work as a primary school English teacher.Alhamdulillah Alhamdulillah.Alhamdulillah.


Semuanya saya telah rasa.Cuma,belum diizin Tuhan untuk saya punya anak.


Kakak saya,kawan-kawan yang telah berkahwin sebaya saya,atau kahwin selepas saya,telah dikurnia rezeki cahaya mata.Awal dikurniakan anak yang comel dan cantik,penyejuk mata,penghilang gundah dijiwa.Tipu saya katakan yang hati perempuan saya tak tersentuh,bila kakak saya mengandung,kakak ipar saya pun baru bersalin,kawan saya buat pregnancy test dan positif,hati saya tak mampu sembunyikan rasa sedih saya.Sedayanya saya cuba menyembunyikan perasaan sedih dan mengukir senyuman gembira bila dengar berita sahabat lain mengandung dan bakal menjadi ibu.

Tapi Tuhan dah bagi banyak nikmat pada saya,hanya itu yang belum rasa.Allah bagi saya rasa kahwin awal,Bagi saya rasa ada suami.Dah rasa ada rumah sendiri,kereta sendiri,Hidup berdikari.Cuma anak belum menjadi rezeki.

Soalan yang selalu ditanya.'dah lekat?', ' dah mengandung ke?' , 'bila nak mengandung ni?'
Selalunya saya akan balas dengan senyuman.Bukan kuasa saya nak mengadakan zuriat dalam rahim saya.Kehendak Tuhan saya belum mengandung,Saya sebagai hamba,akur dan redha.Dan saya tahu,manusia berbagai ragamnya,bukan semua faham dan menghormati perasaan saya.


Ada seorang kakak yang rapat dengan saya,7 tahun usia perkahwinan beliau dan belum rezeki beliau mempunyai cahaya mata.Bila saya berada dalam situasi sekarang,saya rasa saya amat memahami perasaan yang dia alami.Menahan sebak dan menyembunyikan perasaan sedih dan memakai topeng gembira bila mengetahui sahabat lain mengandung dan bakal jadi ibu.Allah tak pernah kejam dan Dia mnguji kita atas kemampuan kita.Sekarang,Allah kurniakan beliau anak yang comel dan montel.Mungkin bukan zuriat sendiri,tetapi sangat membahagiakan.


Saya menulis bukan untuk menyatakan kesedihan saya.Tetapi untuk kita sama-sama berfikir,sebelum melontarkan kata-kata keluar dari mulut.Agar tiada hati yang terguris.Agar tiada hati yang menangis.Jadilah orang yang menggembirakan hatinya,memujuk dan memberi semangat padanya,dan berkat,'Sabarlah,Allah sedang mengujimu'.


Redha dan syukur,adalah ubat yang paling mujarab merawat hati.Moga Allah terus jadikan saya manusia yang bersyukur dan redha dalam menghadapi ujian.(^_^)

Interpretasi seni.

Seni adalah lambang jiwa,lakaran minda,dan penterjemah rasa.Hasilnya bukan setakat lukisan dan ukiran.Diterjemah melalui banyak cara.

Salamun 'ala man ittaba' alhuda.

Kali ini gambar majlis perkahwinan adik ipar saya, Bibi Atika dan pasangannya, Mohd Suhaizan.Alhamdulillah,kepercayaan telah diberi kepada saya untuk melaksanakan tugas sebagai photographer dan juga baker.Tangan saya kurang seninya.Mungkin hasil nampak kejung,tapi ini yang terbaik dari saya.


So please your eyes with these photos.(^___^)



























Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...